CATATAN PERJALANAN

MIRNA FITRIA

(*) Traveler, Owner Kacamata Happy Shop

 

 

Pesona Gugus Kepulauan Derawan tak pernah berubah. Selalu berhasil menggoreskan kesan baru setiap kali berkunjung ke sana.

OKTOBER 2020 menjadi kali kedua untuk saya menginjakkan kaki di pulau tersebut. Kali terakhir, yakni tujuh tahun sebelumnya, saya bertandang. Meski begitu, keindahan yang ditampilkan pulau yang terletak di Kaltim ini tidak pernah berubah. Selalu mampu menghanyutkan pengunjungnya.

Ya, tempat itu ialah Pulau Derawan. Pada kunjungan pertama, saya belum sempat menjelajahi. Saat datang lagi, tujuan saya untuk benar-benar menelisik setiap inci dari destinasi bahari tersebut.

Tak sia-sia. Perjalanan yang berlangsung selama tujuh hari itu sukses mengukir kenangan baru. Bersama tujuh teman lain, kami menyambangi tempat menakjubkan yakni Pulau Maratua, Pulau Kakaban, Pulau Sangalaki, dan Gua Haji Mangku.

Mengingat kala itu masih di tengah pandemi, kami memutuskan menggunakan tur khusus. Sebab, tidak ingin mengambil risiko jika harus bergabung dengan kelompok wisatawan lain.

Saat tiba, ada yang suasana berbeda. Pantai tampak lebih bersih. Begitu pula dengan air lautnya tampak lebih biru. Mungkin karena di masa sekarang, wisata tersebut lebih sepi kunjungan.

Belum lagi sensasi kala mengunjungi Pulau Sangalaki dan Gua Haji Mangku. Dua tempat yang baru kali itu saya datangi. Keindahan menggiurkan, membuat kami tak ingin melewatkan berenang menelusuri hingga ke dalam gua.

Meski ada sedikit rasa takut dan waspada, kala menjelajahi bagian dalam gua. Tetapi semua terbayar dengan pengalaman, yang sempat saya abadikan.

Untuk tempat tinggal, sama seperti trip-trip sebelumnya. Kami selalu menyewa rumah warga untuk ditempati bersama. Rasanya dengan menggunakan fasilitas ini, kami merasa lebih nyaman dan berada di rumah sendiri. (*/okt/ndy)