Ramadan tinggal menghitung hari. Aston Samarinda Hotel & Convention Center mempersiapkan aneka menu untuk berbuka. Dengan konsep rice box, hadirkan paket lengkap dengan takjil.

 

LIMA rice box dengan berbagai lauk tersaji di atas meja. Dijelaskan Executive Chef Haris Zestya Wardana, kelima menu itu yakni ayam geprek kemangi, ayam betutu, ayam bakar Jogja, ikan dori telur asin, dan ikan dori sambal matah.

Satu per satu dia jabarkan menu tersebut. Pertama ayam geprek kemangi, sesuai namanya yakni ayam goreng yang dibalut sambal. “Tapi kita buat agak berbeda. Sambalnya selain tentu yang khas itu bawang putih, juga ada potongan tempe. Bisa dibilang sambal tempe,” jelasnya. Sebagai pendamping yakni sayuran segar atau lalapan dan acar.

Lalu ayam betutu, sajian khas Pulau Dewata. Sebagai pendamping sayur yakni tumis daun singkong. Haris menyebut jika seharusnya campuran sayur dan daging atau lawar, namun agar lebih mudah diterima lidah secara umum diganti dengan tumis daun singkong.

“Ayam betutu ini sudah pedas, jadi tidak pakai sambal. Gantinya acar,” lanjut Haris. Kemudian ayam bakar Jogja nan khas, manis dan lembut. Ditemani lalapan dan tentu saja tahu tempe bacem serta sambal tempe.

Lalu dori telur asin dan sambal matah. Ikan dori digoreng dahulu kemudian diberi bumbu. “Kita punya campuran tepung home made sendiri. Untuk telur asin, setelah digoreng baru kita beri saus telur asinnya. Ini bumbu oriental punya kita pakai. Nah sambal matah, kita original pakai kecombrang,” sebutnya.

Penggunaan kecombrang juga disebutkannya tidak terlalu banyak. Sehingga masih bisa diterima lidah secara awam, khususnya bagi yang belum pernah mencoba kecombrang. Kedua hidangan dori itu dilengkapi tumisan sayur dan sambal terasi.

Tak hanya satu set menu nasi, sayur dan lauk. Untuk paket rice box berbuka puasa, disiapkan pula takjil. Berupa kurma, aneka gorengan dan bubur manis atau kolak. “Jadi setiap hari beda. Gorengannya ada lumpia, tahu berontak, tempe mendoan, bakwan, tahu bakso. Ada tiga item. Kalau untuk buburnya ada kolak, kacang ijo, bubur sum-sum sampai bubur mutiara,” jelasnya. Satu hidangan lengkap khas masakan hotel itu dibanderol dengan harga Rp 50 ribu.

Nah, mereka juga punya menu yang akan launching saat Lebaran. Yakni opor ayam. Merupakan makanan khas Indonesia setiap perayaan besar. Berupa potongan ketupat yang disiram kuah sayur.

“Ada pepaya muda dan potongan tempe. Lalu ada sambal ati kentang, satu potong ayam dan telur. Ditemani emping dan harganya sekitar Rp 40 ribu seporsi. Untuk yang mau pesan banyak untuk halal bihalal juga bisa,” bebernya.

Hidangan spesial Lebaran itu aka nada mulai hari pertama hingga ketiga Lebaran. Menemani dan membawa kenangan kampung halaman dalam bentuk masakan. Kuahnya yang kental dengan perpaduan pas sambal ati, tentu tak boleh dilewatkan. (rdm)