Zaman berubah, era analog mulai menuju era digital. Kondisi ini tak menjadi alasan untuk diam di tempat. Inovasi dan peningkatan kualitas harus dilakukan, untuk terus jadi yang terbaik sesuai perkembangan zaman. Inilah yang terus diupayakan Kaltim Post, sehingga koran ini dianugerahi jadi surat kabar terbaik di regional Kalimantan.

 

KALTIM Post kembali menunjukkan tajinya sebagai koran rujukan utama di Kaltim, bahkan di Kalimantan. Media ini mendapat gelar tertinggi yaitu Gold Winner dalam Indonesian Print Media Awards (IPMA) 2021 dalam kategori Surat Kabar Harian Regional Kalimantan Terbaik-Sampul Muka.

Penghargaan ini, diberikan Serikat Perusahaan Pers (SPS) kepada Kaltim Post (24/2). Dalam penganugerahan yang dilakukan secara virtual itu, Ketua Harian SPS Pusat Januar P Ruswita mengatakan, saat ini disrupsi media tak bisa dielakkan. Maka media-media cetak bisa bertransformasi membuat sajian yang ciamik berpadu dengan transformasi konten digital.

Pada 2021, penganugerahan ini jadi yang ke-12 kalinya dan jadi saksi bagaimana dinamika industri media terjadi. Selamat pun dihaturkan Januar, karena menjadi pemenang itu tak mudah. Sebab, persaingan begitu ketat. "Semoga ini bisa menjadi inspirasi, bagi yang belum mendapatkannya," ucapnya.

Kaltim Post sudah berusia 33 tahun. Media ini pun sudah menelurkan anak-anak perusahaan yang juga tak kalah berkualitas dan mendominasi pemenang penghargaan di regional Kalimantan.

Di usia tersebut pula, tak terhitung penghargaan yang sudah diraih Kaltim Post maupun para jurnalisnya. Mulai lokal, nasional, hingga internasional.

Meski begitu, capaian Kaltim Post tak membuat kinerja para penggawanya lantas menjadi stagnan. Sebab, inovasi itu harus, karena perubahan itu niscaya. Kaltim Post pun melakukan inovasi. Jika sebuah media cetak hanya bisa dinikmati visualnya, Kaltim Post memadukannya dengan audio visual. Dengan memindai kode bar di tiap sisi berita, pembaca akan diarahkan untuk menikmati sajian berita audio visual.

Konten digital Kaltim Post pun terus digarap. Sehingga, para pembaca tetap bisa menikmati produk Kaltim Post secara paripurna. Konten berita pun tetap digarap mendalam untuk memenuhi kebutuhan informasi soal Kaltim bagi para khalayak pembacanya.

Sebenarnya, pandemi Covid-19 yang melanda sejak 2020 lalu jadi momen berat bagi Kaltim Post. Dan tentu saja media lainnya. Meski begitu, Pemimpin Redaksi Kaltim Post Faroq Zamzami mengaku bersyukur karena para jurnalis maupun awak redaksi lainnya tetap bersemangat dan menyajikan konten yang terbaik.

"Saya bangga dengan tim yang tetap berusaha maksimal menyajikan sajian yang terbaik, sehingga walau pandemi tetap berprestasi," sebut Faroq.

Begitupun kerja tim digital di redaksi yang terus memutar otak untuk mengembangkan konten-konten terbaik. Sehingga, pembaca bisa disuguhi produk yang paripurna.

Apa yang didapat media ini, tentu disebut Faroq sebagai buah kerja keras semua pihak. Dia berharap media yang berulang tahun tiap 5 Januari bisa terus mempertahankan eksistensinya dan berusaha menjadi lebih baik. Meskipun, disrupsi media terus terjadi, dia meyakini bahwa Kaltim Post akan terus eksis. Sebab, selalu berinovasi dan berusaha memberikan yang terbaik untuk tiap sajiannya. (nyc/dwi/k16)