JAKARTA – Pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) - Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dibuka lusa (2/6). Calon peserta harus cermat. Banyak ketentuan yang berubah dalam penyelenggaran tahun ini.

Diakui Ketua Pelaksana Eksekutif Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Prof Budi Prasetyo, banyak yang harus disesuaikan pada masa pandemi Covid-19 saat ini. Salah satunya, setiap peserta hanya diijinkan tes UTBK 1 kali.

”Kalau sudah finalisasi dan cetak kartu, maka tidak boleh mengubah dengan alasan apapun,” ujarnya pada Koran ini, kemarin (30/5).

Bahkan, dengan upaya memulai dari awal pendaftaran dan melakukan pembayaran ulang. Pihak LTMPT tegas menetapkan hal itu tidak diizinkan. Oleh sebab itu, para calon peserta diminta benar-benar memilih jurusan dan perguruan tinggi negari (PTN) yang diinginkan secara matang.

”Boleh pilih dua prodi (program studi, red), bisa di PTN yang sama atau di 2 PTN berbeda,” jelasnya. Namun, dihimbau tidak lintas jurusan alias memilih prodi yang tidak selaras dengan pendidikan di sekolahnya.

Mengenai chance pada pilihan kedua, menurut dia, akan sangat tergantung pada prodi dan PTN mana yang dipilih. Dia menggambarkan, ketika peserta memutuskan pilihan 1 dan 2 baik prodi maupun PTN –nya sama berat persaingannya. Tentu ada kemungkinan sulit diterima di keduanya. Oleh sebab itu, strategi memilih jurusan di pilihan 1 dan pilihan 2 harus tepat.

Selain itu, dia meminta calon peserta tak gusar soal pilihan kedua ini. Budi memastikan banyak PTN yang menerima pilihan kedua dari calon peserta. ”Tapi memang di pilihan 2 kalau tidak senang ya banyak yang meninggalkan,” ungkap Budi.

Sebagai informasi, tahun ini LTMPT sengaja menggabungkan UTBK dengan SBMPTN. Karenanya, alur pendaftarannya pun jadi satu kesatuan. Nah, pendaftaran UTBK-SBMPTN ini bakal dibuka mulai 2-20 Juni 2020. Calon peserta diharuskan memiliki akun LTMPT dan mendaftar dilaman resmi LTMPT terlebih dahulu. bagi mereka yang sudah lulus SNMPTN dilarang keras mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi ini.

Selanjutnya peserta memilih satu di antara 74 pusat UTBK-SBMPTN terdekat. Setelah itu, peserta melakukan pembayaran sebesar Rp150 ribu melalui bank mitra, yakni Bank Mandiri, BTN, atau BNI. Namun, bagi pemilik KIP Kuliah tidak dipungut biaya pendaftara. Setelah itu, peserta akan mendapatkan nomor peserta. Login dan pilih prodi sesuai dengan persyaratan jurusan SMTA yang ditetapkan PTN,. Pastikan isian data sudah benar, termasuk data disabilitas jika ada. Jika sudah, simpan permanen untuk cetak kartu. Data tidak bis adicabut lagi. (mia)